Kalau perkataanmu itu benar,…coba susul aku ke Bawakaraeng
Secantik melati itu melangkah berlalu dengan santainya
Perkataan itu harus dibuktikan
Tak sekedar diucapkan
Bukan hanya sekedar sms, surat, dan ucapan ditelepon
Terulang seperti tempo hari
Satu sosok pergi sambil melempar senyum
Efeknya masih terasa hingga detik ini
Mungkin karena begitu indah…
Senyum yang sering membuatnya tersenyum
Ucapnya…Dasar…hehehe
Tak mungkin dia menghilang begitu saja
Tanpa ada jejak sedikitpun
Stres tak karuan, letih minta ampun
Tapi tetap saja melangkah mencari jejak
“Coba Katakan apa yang membuatmu menyusulku???
“Ahh..masa kamu pertanyakan alasanku???
Apa yang akan kamu katakan “ CINTA”
Tersenyum sambil memandang bebatuan diantara pepohonan
Keheranan, lalu bertanya apa itu saja responmu???
“Maksudmu ???
Anda sudah tau sejak tempo hari bagaimana isi hatiku???
Apa semua itu belum menjadi bukti tentang syarat yang kau ajukan???
“Siapa yang mengajukan syarat??
Terdiam tertunduk…
“ Lalu..???
Tersenyum dan berucap,..Iya sudah…hmm…
Dengan santai berucap: makasih banyak ya…ku sudah mengetahuinya dari dulu
Ada apa sebenarnya dengan dirimu???
“ Coba bertanya ke bawakaraeng…
Apa kamu sudah Gila???
Kamu pikir batu, pohon, dan ranting-ranting itu bisa berbicara
Tapi ingat dan camkan,..Aku tak akan berhenti..
Apa kamu yakin???
Pikir dulu baik-baik…
Kamu tau,..Ku mulai menyukaimu..percaya itu
Kamu mau tau kusarankan ke bawakaraeng???
“Cuman ingin melihat reaksimu tentang salah satu kebiasaanku…hahaha…
Kamu kan selalu bilang sayang,..cinta,..dan sebangsanya..
Coba kamu gambarkan lewat beberapa puluhan kalimat tentang kata yang sebangsa itu…
Ayo tak usah malu…ku siap mendengarkan
Tak usah takut gagal dan ditolak
Karena kegagalan itu adalah keseimbangan…
Rampungkan saja gambaranmu tentang kata-kata yang sebangsa itu
Lalu temui aku lagi Di bawakaraeng ya…selamat tinggal…!!!
Nb : Buat yang di Malang...Makasih buat inspirasinya
Kamis, 20 Januari 2011
Kegagalan sebuah Keseimbangan
Sabtu, 08 Januari 2011
Tanjung Palette
MenyadarkanKu
Tahun yang telah berganti
Dan telah pergi
Tak akan bisa kembali
Kerut diwajahku
Bagai saksi
Jalan yang telah kutempuh
Mencoba kuhitung hari
Mencoba hitung semua mimpi
Yang belum menjelma menjadi nyata
Ucapku harus kuraih
Kesempatan ini
Sebelum waktu berhenti mendatangiku
Ada lembaran yang mesti tutup
Ada satu persatu yang mesti dirubah dan dipoles
Tentang cerita lalu di antara engkau dan aku
Tentang dua hati iyang pernah percaya
Tentang seribu mimpi tanpa ragu tanpa curiga
Waktunya telah tiba
Ku tak ingin lagi
Menunggu, dan menanti
Harapan tuk hidupkan rasa yang perlahan terkikis
Oleh waktu
Ku tak ingin lagi dibuai kata-kata indahmu
Seperti namanmu yang indah
Hanya tuk kecewa
Hamparan karang-karang itu
Berkata lewat hembusan angin
Cukup sudah…
Kamu sudah lelah dan letih bersandiwara
Biarkan dia pergi beserta namanya yang indah
Dokumentasikan saja dan susun rapi
Cerita dan coretan yang tercipta buatnya
lagu yang dipersembahkan buatnya
Tiba-tiba kumerasa sepi sangat
Sambil menatap hamparan laut
Deretan batu karang
Diterpah hembusan angin malam
Tanjung palette…
Rabu, 22 Desember 2010
Bebek oh bebek
Bila tangan kami terpotong…
Potongannya akan meninggalkan jejak di aspal jalan
Mencari sisa biji-biji uang dalam tanah becek
Mata kami lepas…keluar dari wadah lalu menggelinding
Menuju kilau uang yang tersembunyi
Terbenam dalam gelap.
Tubuh kami bungkuk
Terbungkuk karena sakit menahan berat tuntutan
Injak punggung kami hingga merasa baikan
kami harus berhormat pada panas matahari.
Yang hampir setiap hari hadir di muka bumi
Kepala kau pegang erat hingga leher serasa akan putus.
mulut kami terjepit jawabmu.
Hanya bisa cuap-cuap…wkwkwkwkw…
Beri alasan kenapa kami harus menerima itu
pagi lalu bertebaran keberbagai arah
ikuti kemauanmu…
Sekiranya kami seperti bebek
pagi ini potongan tubuh kami terpanggang…
Siang nanti potongan kami tergoreng…
Malam nanti di tumis…
Dini hari nanti di rebus…
Silahkan kalian nikmati di atas meja makan
Walau kepala kami banyak tersimpang cerita
Tentang tetangga yang makan bebek goreng
Otak kami berhitung berapa jumlah uang buat beli daging bebek
Penasaran berapa banyak yang telah merasakan nikmatnya daging bebek
Sabtu, 06 November 2010
Hidupmu berwarna
Melihat termenung sekilas dengan keadaan
Lalu mencoba mengartikannya
Pilihan jatuh dan bersekutu dengan rasa ragu
Sambil tertawa heran
Entah suaranya dari mana???
Mungkin itu yang terburuk
Terkurung di masa lalu???
Mungkin itu yang terburuk
Bercumbu mengulang-ulang ingatan buruk???
Banyak pesan dari deretan waktu
Sangat lincah berlarian gembira
Apakah akan dimaknai
Coba tanya pada hati masing-masing
Jangan terlampau dalam pulas bermimpi
Berulang ke mimpi di hari esok
Jangan sekedar berbaring tanpa peduli
Jangan melepas letih karena terpaksa
Ketika saatnya tiba
Hanya kau dan Yang Maha mengerti
Tentang semua episode-episode itu
Terjalani pelan, sedang, dan cepat
Keluarkan dan biarkan jatuh
Terkadang itu perlu Dinda
tak usah ragu dan malu
Itu bukan lelah atau rapuh…itu air mata
ekspressikan saja banyak hal
Lalu bersyukurlah akan banyak warna
Senin, 18 Oktober 2010
"Napatilas Sejarah...
Kehidupan…Tak lepas dari datang dan pergi
Bagai aliran sungai yang mengalir…
Segigih apapun kita membendungnya dia akan tetap mencari celah untuk meneruskan jutaan tetesnya
Seperti hembusan angin yang selalu bertiup walau kadang cepat…lambat
Bertiup dan berlalu dengan berbagai cerita dari banyak anak-anak manusia…siisi penghuni Bumi dan penghuni langit…
Sadar akan hal itu saat kunikmati kebersamaan dengan mereka…sejenak…berkesan…banyak senyum
Mereka menapatilas sejarah…menengok sedikit tentang cerita nenek moyang…
Terdiam sejenak menikmati suasana tempat dan kebersamaan itu sambil terjung ke dalam imajinasi :
“Tuhan mungkin menciptakan laki-laki dan perempuan dengan tujuan agar keduanya saling mengenal… menyayangi dan saling menolong. Dan Keduanya punya tugas yang menurutku sama, yaitu melestarikan kehidupan…meskipun ada perbedaan peran diantara keduanya.
Mungkin Peran yang bisa menjadikan keduanya menjalankan fungsinya sebagai mahluk sosial…anak-anak manusia bisa saling mengenal…menyayangi dan saling tolong-menolong…Lalu Tuhan memberikan potensi kepada laki-laki dan perempuan atas nama rasa cinta…
Atas nama rasa cinta itu kemudian anak-anak manusia saling memberi cinta yang terurai menjadi perbuatan…iya terurai menjadi perbuatan dan itu kusaksikan pada diri mereka…ah banyak rasa yang berkecamuk dalam benakKU saat itu…Spontan Kuberucap Alhamdulillah…
“Suara dari beberapa bidadari menyadarkanKU…meloncat keluar dari imajinasiku lalu mengajakKu bergaya bersama melanjutkan perjalanan…kemudian bersalaman dan berucap sampai jumpa lagi dilain waktu…
“Kuberucap dalam hati senang bertukar cerita…berbagi senyum…menapatilas sejarah itu bersamaMu dan penjaga hatiMU…datanglah sesukamu..Kan kutemani kalian melihat banyak wajah dan sudut-sudut Kota ini…
Senin, 04 Oktober 2010
Takdeang Bercerita
Berbagi cerita di tempat yang punya banyak cerita
dari banyak wajah anak-anak manusia
penyesalan...dosa...sedikit kerinduaan...sebuah senyuman
Dari rentetan sebuah perjalanan
Tempat yang memahamiku
Selalu welcome ketika kudatang
dari dulu hingga kini
Walau perubahan di sana sini...
Dia berkata dengan sopan
Tak usah ada rasa penyesalan...
Dosa itu manusiawi...
Kerinduaan itu pastinya Ada
Senyumman manis itu tak usah berusaha untuk dilupakan
Kubalik bertanya : alasannya???
Dia kemudian menjelaskan dengan sabar :
"Kamu kan sudah melakukan yang terbaik,..mengapa mesti menyesal???
"Manusia itu egois,..Khilaf selalu ada,..Pelupa,..Bisikan setan dari segala arah...dosa itu manusiawi
"manusia itu selalu mengagumi yang indah...wajarlah klo ada rindu...mesti sedikit...
"Tak usah dilupakan karena yakin kamu takkan mampu melupakan
Hening sejenak di tempat itu..
Hening yang sangat...baru kurasakan kali ini
Hening yang mungkin takkan kudapatkan di tempat lain
Lalu ketertawa lepas tepat pukul 12.09 tengah malam
berteriak di imajinasiku : Tak pantas Kumenyesal...sangat tak pantas
Terlampau banyak Kontradiksi yang dihadirkan di perjalanan itu
Ada pengingkaran Ucapan dan perbuatan...
Banyak kebohongan...
Biarkan dia tersenyum bahagia...
Biarkan dirimu tersenyum Damai...
kalian telah memilih...
Tak perlu hadir kontradiksi terlampau banyak
Terlebih kebohongan...
tapi senyum itu mesti tetap ada walau hanya di ingatan...hehehe
Tempat itu balik bertanya kepadaku : Kenapa cuman sedikit kerinduaan???
"Kuberkata :mungkin karena dia tak seindah yang kubahasakan selama ini...
Mungkin dia tak secantik dirinya yang dulu pernah hadir...
Mungkin dia punya senyum yang tak semanis senyum yang dulu...
Mungkin dia terlampau banyak kontradiksi...
Mungkin Ku tak pantas Buatnya...
Mungkin karena hal ini sudah pernah kualami...
Entahlah???
Tempat itu berbisik kepadaku :"kamu apa adanya bercerita...
Istirahatlah...Saya juga lelah dan butuh istirahat...
Masih banyak mimpiMu...
Masih banyak senyum yang menungguMu...
Terulah melangkah...
Nikmati tempat ini dengan segala sesuatunya
klo ada waktu datanglah kembali kesini
Tak akan pernah Ku bosan berdialog denganMU...
Jangan lupa kirim doa dan tersenyumlah...
Rabu, 29 September 2010
Bone Kucintai Sekaligus Kubenci
Maaf sedikit Provokatif, Jangan tersinggung,..emosi...dan berkomentar macam-macam, baca dulu dengan sabar dari awal hingga akhir.
My life is brilliant.
My life is brilliant
my life is pure
I saw an angel
of that I’m sure,
She smiled at me on the subway,
she was with another man
but I won't lose any sleep on that
cause I got a plan.
You’re beautiful
You’re beautiful
You’re beautiful, it’s true
I saw your face in a crowded place
And I don’t know what to do
cause I’ll never be with you.
Yes she caught my eye,
as I walked on by
she could see from my face
that I was flying high
and I don’t think that I'll see her again
but we shared a moment
that will last til the end.
You’re beautiful
You’re beautiful
You’re beautiful it’s true
I saw your face in a crowded place
And I don’t know what to do
cause I'll never be with you.
Lalalalalala Lalalalalala Lalalalala La
You’re beautiful
You’re beautiful
You’re beautiful it’s true
There must be an angel with a smile on her face
when she thought up that I should be with you.
But it’s to time face the truth,
cause I'll never be with you
NB :
"Untuk Malaikat yang tersenyum disana...
Jumat, 24 September 2010
Hujan...
Disertai aroma hujan di musim yang tak menentu
Percaya Laki-laki itu meninggalkan jendela terbuka hanya untuk membiarkanMU masuk
Berbisik bahwa Kamu tidak akan pernah meninggalkan Laki-laki itu
Di saat tertentu tak sengaja ada air mata menetes membasahi papan kamar itu
Terlintas dunia bagai hamparan padang pasir yang terhampar luas
Membuat laki-laki itu memeluk bantal lebih dekat dan saya mencoba memejamkan mata
Namun suara gemuruh guntur kejauhan membuatku menangis tersedu
Hujan...Apa kamu meninggalkan aromamu di jendela kamar ini???
Hujan...Laki-laki itu butuh kelembutan jatuh membasahi wajah dan tubuh ini
Ahh...sinar matahari datang dan membawamu pergi???
laki-laki itu akan menunggu lagi…
Laki-laki itu mendengar bunyi napasnya dalam kegelapan sangat
Hujan dapat berubah menjadi panas yang sangat di malam hari
Laki-laki itu akan tidur pulas…tapi membiarkan api menyala dalam dirinya
Biar Hujan datang sesering mungkin…
Diwaktu yang tepat untuk membersihkan sisa-sisa luka dan duka...
Rabu, 22 September 2010
Pejalan dan pertanyaan
Memenuhi ruang dan berbagai sudut memberikan manfaat
Seperti ranting dan daun-daun dari berbagi bentuk dan jenis pohon
Yang terdiam di muka bumi menyimpan banyak cerita
Sabar menunggu malam berlalu…
Pasrah pada pagi yang terus kembali…
Di hatinya…
Ada banyak kokoh lingkaran pagar berduri dan mesti dilewati
Di hiasi segudang pertanyaan abadi…
Entah dan entah sampai kapan…
Ia mesti berjanji kan terus memuji…
Di depannya…dibelakang…samping kiri dan kanan serta atas bawah
Hembusan angin…bertiup tak teratur…mengusik ranting dan daun-daun…
Masih saja menari menikmati gelap…kabut…cahaya…kabut…hujan…
Membuatnya merenung…berbagi…bercerita…lalu mengulurkan tangan…
Terkadang ia tertawa riang…dan tak jarang air matanya mengalir laksana sungai
Masih melakukan perjalanan hingga tiba saatnya…
Rabu, 01 September 2010
Jangan pernah berhenti selagi nafasmu masih berdetak...Sayang...
Aku tersentak dari bayangan sofa dan kursi yang kusandari berbagai bentuk dan warna lampu menerangi mata ini. Engkau bercampur-baur seringkali kabur, namun aku mencatatmu, untuk rindu dan lalu kucoba, melupakanmu namun tak bisa sayang
Ketika berada dalam sepi orang menatap diri sendiri, menghadap diri sendiri dan berdialog dengan diri sendiri. Coba memandang gunung tinggi dari bingkai jendelaku, Kutatap pohon-pohon besar yang ada di imajinasiku. Katanya : "boleh berhenti, tapi jangan pernah lari sayang karena lari dari masalah,..tidak akan pernah menyelesaikan masalah sayang."
berhentilah dulu,..sekedar menghirup udara yang segar mengusir kelelahan yang sangat. menikmati perbekalan yang ada mengisi energi,..agar nanti kembali berjalan dan berlari Sayang. Cukup bagiku dan bagimu untuk mengerti Lihat aliran deras air yang tak pernah kalah dengan batu besar sekalipun
langit luas itu tak akan habis menyimpan berjuta rindu. Ingat jangan pernah berhenti selagi nafasmu masih berdetak...alirkan dia menjadi narasi…
Jumat, 27 Agustus 2010
Semua karena Efek senyum itu...
Terkadang Kita merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia…
Terkadang Kita berpikir bahwa hidup kita sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja…
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk sekedar ucapan apa kabar
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi…
Disana mungkin ada jawabanya…
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan…
Disana Mungkin dapat menenangkangmu
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan…
Dari sana ada bisikan-bisikan Spirit
Terkadang sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban akan sesuatu
Yakin di sana tersenyum padamu.
Terkadang kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi…
Itu efek senyum dari sana…
Ingat bahwa dimanapun atau kemanapun kau melangkah…
Senyum dari sana selalu mengikuti…hehehe…
Selasa, 08 Juni 2010
Tak ada tempat untuk lari sembunyi...
Tak ada tempat untuk menyembunyikan
Aku menari dengan bayang-bayang
Dalam imajinasi cahaya bulan dingin malam ini...
Tidak bisa menunggu beberapa menit...jam...siang atau malam hari...
Terlebih menunggu sampai pagi hari...
Kau pasti tahu itu tidak terasa begitu dingin
Kadang-kadang di antara mimpi Anda...kita...kalian
Aku berjalan sendirian...dan memang sendiri dalam ruang imajinasi di kamar ini
Di kejauhan aku bisa mendengar banyak suara
Ini membuat saya berpikir apa semua tentang efek dari rasa itu...???
Banyak Wajah yang berbeda di kota yang sama
Sepertinya tak ada tempat untuk lari sembunyi
Sering di coba...dan maaf ku tak sanggup
Terlampau sering mencoba Pergi berjalan jauh sekedar buat menghapus
Coba Berdiri di tengah hujan lebat disertai bunyi suara guntur
Buat meninggalkan rasa itu...Tapi maaf...tak bisa
Seluruh tubuh dan pikiran ini bekerja...
Tinggal sampai larut malam untuk meletakkan benar dan salah pada tempatnya
Ahh...tapi kenyataanya masih penuh kontroversi dan misteri
ini begitu salah tapi ini juga begitu benar saling bercampur seakan menjadi satu
Mungkin malam adalah kesepian waktu untuk Anda...Kita...kalian
Biarkan lagu-lagu ini bermain menghibur
Percayaki Aku tidak akan berdiri untuk melihat Anda menangis...
Berimajinasi melihat dan mendengar Anda tersenyum setiap saat
Sehingga Aku bisa beristirahat dengan tenang walau sebentar saja...
Beda persepsi bukan berarti kita tak boleh berbagi senyum...!!!
Sabtu, 05 Juni 2010
Warkop Dan Apa adanya
Tak pernah reda pertanyaan akan hidup…bahagia dan sedih
Tak henti belajar lagi tentang hidup dari banyak kepala…
Bukan bagaimana sebenarnya hidup itu berjalan…
Tapi bagaimana kita menjadikan suatu adonan untuk bersyukur
Apapun yang ada dan tiada dalam hidup Anda,..Kita,..dan kalian…
Mungkin dan baik tak perlu memilki sesuatu yang kita anggap penting dan selayaknya kita miliki dalam sudut pandang Anda,..Kita,..dan Kalian…
Saya tak bicara tentang benar dan salah
Namun bicara tentang hikmah dari yang benar dan salah itu
Terlintas dibenak segala sesuatunya memang ada yang mengatur
Percaya dan percaya saja semua ada tujuannya
Tak selamanya mimpi indah…realitanya juga indah
Jangan Takut punya rasa itu…dan tak usah khawatir kecewa…
Kehilangan memang menyakitkan…tak bisa dipungkiri…
Anda,..Kita,..Kalian mungkin pernah merasakan
Tapi sikap setelah kehilangan itu yang sangat penting
Malam seperti berbicara padaku…
Katanya :”Rasa apapun yang ada katakan saja…tak perlu khawatir berlebihan
Walaupun Realitanya masih penuh pertanyaan dan ketidakpastiaan
Intinya bisik malam ditelingaku :”Selalu apa adanya…!!!”
Rabu, 02 Juni 2010
Benang kusut Dan Realistis
Pernah kita lihat benang yang dipakai untuk menjahit bila ditarik dengan lembut dan lurus,sepanjang apapun dia tidak bakalan kusut.Mungkin seperti itu gambaran hidup kita sehari-hari,ibarat benang panjang kita akan terus berjalan,hingga berlari,kadang lambat dan terkadang cepat.Dan terkadang dalam perjalanan itu ada kalanya benang kita kusut begitu pula benang yang lain yang berada disekitar kita.Mungkin jika hanya saling silang,mungkin masih sangat mudah untuk memperbaiki kembali, meluruskannya.Namun apabila sudah saling kusut diantara beberapa benang yang ada,maka kita sudah mulai bingung,kelabakan dan banyak anak-anak manusia yang biasanya tidak sabaran dalam menghadapi hal itu dan lebih memilih jalan instant/cepat tanpa perlu membuang-buang waktu dengan segera mungkin untuk menguntingnya dan segera mungkin meninggalkan kumpalan benang kusut itu.
Dalam hidup dan kehidupan seringkali kita mengalami kekusutan hidup,penyebabnya banyak hal,kadang kita kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidup,mimpi yang tidak terwujud,pekerjaan yang tidak menentu,dan beban hidup yang makin hari makin berat.Dan ketika semua hal itu kita alami mulai muncul pikiran buat mencari jalan pintas dengan cara menggunting benang kusut itu,melariakn diri ke hiburan-hiburan yang menyenangkan sesaat,meminum macam-macam obat penenang,aborsi,menikmati minuman-minuman beralkoho bahkan yang terparah terkadang muncul keinginan buatt bunuh diri.Iya tak bisa dipungkiri masih banyak anak-anak manusia yang memilih jalan pintas ini, memilih meninggalkan gumpalan-gumpalan benang kusut yang sangat menyusahkan itu dengan cara mengguntingnya dengan segera.
Kita tak memberikan waktu buat memikirkan segala sesuatunya,coba menenangkan sejenak pikiran kita,atau meminta beberapa anak manusia untuk sama-sama memperbaiki dan merapikan kekusutan yang melanda hidup kita dengan sabar.Dan tak bisa dipungkiri alangkah senangnya kita takkala kita berhasil merapikan, meluruskan benang kusut yang melanda hidup kita, betul tidak??? Yang tak kalah penting membuat kita lebih tegar dan menyalurkan hal-hal positif pada diri kita dan orang-orang sekitar kita.
Rasa kecewa itu muncul takkala dalam hati kita yang terdalam ada muncul kata-kata bahwa saya belum melakukan yang terbaik, belum berusaha secara maksimal, belum berbagi banyak hal kepada sesama, Akhirnya semua terpulang pada diri kita masing-masing bagaimana kita memandang benang-benang kusut yang hadir dalam hidup kita,Walaupun terkadang ada saatnya buat Kita melihat segala sesuatunya secara realistis.
Senin, 24 Mei 2010
Berlima,..Hehehe
Ada rasa yang berwarna warni
Ada rindu yang mengebu
Dan ada bayangan banyak sosok,..hehehe
Coba memandang dari jauh
Tampa suara Tanpa perlu berkata-kata
Coba rasakan hembusan nafas antara satu dan lainnya
Tanpa perlu berkomentar
Perlahan-lahan bayangan-bayangan itu muncul
Seiiring berjalannya waktu di kegelapan malam
Namun sayang bayangan itu tak teraih
Tawannya hanya terdengar sepintas terbawah angin
Malam itu lirih waktu terasa berjalan cepat
Mencoba kutahan sekuat tenaga tapi sayang tak bisa
Kata waktu,..Ikuti kata hati Kalian tentang segala hal
Kalo suka bilang suka,..Klo tidak bilang tidak
Nikmati saja saat-saat itu,..
Biarkan jadi sebuah cerita indah
Tentang sebuah peristiwa yang dilalui berlima
Ada Rindu di Lembanna
akhirnya aku disana lagi
diantara gemericik air sungai kecil diapit hamparan hijau
diantara suara merdu nyanyian binatang malam
di naungi langit yang gelap
ah…indahnya
khayalanku semakin tak karuan malam itu
bayanganku dengan riang berkelana mencari dan mencari
ups...ternyata belum selesai dan tak bisa hilang walau sekejab…
Langit jadi saksi dalam diamku
kulukis sosokmu dengan sabar
namun sayang terlihat samar-samar
diantara kumpulan awan hitam beserta hembusan angin
Dikeramaian ini justru ada perasaan hampa
saat berjalan sunyi diheningnya alam
dan akhirnya padam disudut malam panjang itu
Pada anginmu kutitipkan kejujuran
pada kabutmu kutitipkan rasa
pada edelweissmu kutitipkan cinta
Lembannan…apa Kau tau dimana dia???
Bersama Sahabat
kuresapi dingin kabutmu
kunikmati hembusan angin
Lembanna… kau buat ku merindu sosok itu???
Kamis, 13 Mei 2010
Sosok tipikal penjelajah
Sosok yang menurut banyak referensi terdiri dari banyak bagian,..
Dia sangat lembut,..Tapi jangan salah kekuatan yang dimilikinya dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.
Ada beberapa anak manusia bertanya,..Kok ekspresinya selalu kelihatan lelah dan rapuh???
Kujawab :”Jangan salah kira,..sosok ini selain punya pikiran yang jauh dia juga hebat bernegosiasi.
Saya berani bilang dia lebih hebat dari Laki-laki,..Ayo siapa yang bilang sebaliknya???”
Ada suara sumbang dari pantulan cermin,..Alasannya apa,..sebutkan???
Dia itu selalu jadi diri sendiri,.. punya sesuatu yang dapat menyembuhkan dan semua dilakukan cukup dengan dua tangan,..
“Apa cuman itu alasannya???”
“Banyak hal,..tapi saya sebutkan saja yang terhebat,..Senyum yang dia miliki
“Senyum yang bahkan lebih cantik dari matahari terbenam dan sejuta bintang-bintang
“Lalu mengapa terkadang dia kelihatan angkuh???
“Dia memang bukan penjelajah alam,..tapi dia punya kerakter tipikal penjelajah
Selalu bertanya deskripsi tentang banyak hal akan esensi sesuatu lewat bahasa yang sederhana
“Istimewa sangat,..Ok lah klo begitu,..Maaf klo selama ini banyak salah dan kebodohan yang kulakukan.
Senin, 11 Januari 2010
BOY INI
Aku pernah menyusuri setapak itu untuk mecarimu,
Membawa serantang ransum untuk makan pagi,
sebotol air dengan tutupnya agar tidak cepat habis,
Dan sekalung anggrek melingkar di leher
Saat itu, musim kemarau belum lah seperti sekarang,
Kadang masih ada rintik hujan yang jatuh membasahi kepala ..
Yang percikannya kadang masuk membasahi hati,
Membuat tetes air mata kadang mengalir bersama kenangan
Musim hujannya juga tidak selebat sekarang,
Banjir masih jarang ..
Sehingga masih ada tempat untuk berteduh
sambil menatap pelangi yang habis bercinta dengan badai
Kadang aku melintasi hutan,
Berpeluh,
Berkesah,
Mencoba mengamati pondokan sisa sisa pemburu tua yang mungkin bisa digunakan untuk melepas penat
Kadang pula aku menyelami laut,
Mencoba mencarimu diantar terumbu, putri duyung dan hamparan anemon
Membaui setiap karang kali-kali jejak tertinggal disana
Aku terbang,
Aku berlari,
Aku menyelam,
Mencari apa yang tersisa dari bayangmu,
Mencari apa yang masih bisa kukoyak dari kenangan akanmu ...
malam ini gadisku
Jumat, 20 November 2009
PERJALANAN
Perjalanan bathin menelusuri waktu,
menata rentetan-rentetan takdir, kulangkahi beribu-ribu kendala yang muncul
ada kalanya Perjalanan kelam menyeleksi hari depan
Coba kubur mimpi buruk, berharap tak akan terulang
Mesti harus jadi lelaki yang seutuhnya lelaki
Mencoba buang tangis, kubusungkan dada
Derita dan duka coba dimaknai dalam-dalam
Bangkitlah bersamaku matahari
rembulan, bintang-bintang, lembah dan deru ombak dilautan ayo bersamaku
beri spirit, keindahan, damai
Coba menyatu dengan harmoni langit,
hembusan angin, derasnya ombak dilautan
Berjalan diam menembus kedalam lubuk hati
menghimpun spirit, coba melewati ribuan rintangan
Selasa, 03 November 2009
Kearifan Dari Lembah Ramma
Sabtu malam, 31 Oktober 2009 saya dan kawan-kawan merasakan sesuatu yang sangat istimewa, ketika kami duduk bersama menikmati tembakau dan coklat panas,..tiba-tiba tata’ mandong masuk ke dalam bilik kamarnya dan menggambil sebuah alat musik kecapi dan dengan duduk bersila didepan kami mulai memainkan alat musiknya dan bernyanyi dengan suara yang yang khas penuh kesederhanaan, malam itu angin bertiup kencang, namun kencangnya angin dan dinginnya malam itu tak membuyarkan konsentrasi kami menikmati merdu alunan musik serta pesan-pesan yang disampaikan tata’ mandong lewat lagunya..Seperti ada mistik memenuhi rumah panggung yang sederhana itu,..sebahagian yang disampaikan tata’ mandong yang bisa saya mengerti, katanya manusia mesti menjaga sikap sebagai manusia dan kelestarian alam, diantarannya Bawakaraeng dan sungai jeneberang,
Dari ekspresi wajah tata’ yang makin usur termakan oleh usia dia masih menjaga komitmentnya dengan meninggalkan desanya untuk total menjaga kelestarian lingkungan, Namun tak bisa dia tutupi kerinduannya sebagai manusia biasa. Tata’ juga bercerita bahwa keamanan dan kedamaian lebih berharga dari materi, tolong hentikan membakar hutan, menebar racun di sungai-sungai,karna kemungkinan ada longsor besar susulan yang bakal terjadi.
Di belakang rumah panggungnya yang sederhana tata’ punya .kolam ikan, yang ikannya diperuntukkan untuk siapa saja katanya, suatu bukti bahwa ditengah kehidupan yang serba material, masih ada sosok Tata’ mandong yang mau berbagi. Berharap lahir banyak manusia-manusia yang punya komitmen dan sikap seperti tata’ mandongAkhirnya kawan klo kita rindu pada Lembah Ramma Ayo kita jalan lagi klo ada kesempatan, Jangan Kalian takut dalam gelapnya malam dan kencangnya hembusan angin,Karna bulan, bintang menjadi teman yang akan iringi kita menembus malam kawan dan di sana ada sosok tata’ mandong yang sederhana dan mau berbagi,…















